Teman Suamiku, Teman Tidurku 03

teman suamiku, teman tidurku

Sambungan dari bagian 02

Tubuh kami sebentar menyatu kemudian sebentar lagi merenggang diiringi desah nafas kami yang semakin lama semakin cepat. Sementara itu aku pun kembali melirik ke arah suamiku. Kudapati suamiku agak ternganga menyaksikan bagaimana diriku disetubuhi oleh Syamsul. Melihat penampilan suamiku itu, timbul kembali geram di hatiku, maka secara lebih demonstratif lagi kulayani permainan Syamsul sehebat-hebatnya secara aktif bagaikan adegan dalam sebuah film biru. Keadaan ini tiba-tiba membuatku merasakan ada suatu kepuasan dalam diriku. Hal itu bukan saja disebabkan oleh kenikmatan seks yang sedang kualami bersama Syamsul, akan tetapi aku juga memperoleh suatu kepuasan lain yaitu aku telah dapat melampiaskan rasa kesalku terhadap suamiku. Suamiku menghendakiku berhubungan seks dengan laki-laki lain dan malam ini kulaksanakan sepuas-puasnya, sehingga malam ini aku bukan seperti aku yang dulu lagi. Diriku sudah tidak murni lagi karena dalam tubuhku telah hadir tubuh laki-laki lain selain suamiku.

Setelah agak beberapa lama kami bergumul tiba-tiba Syamsul menghentikan gerakannya dan mengeluarkan alat kejantanannya yang masih berdiri dengan tegar dari liang kenikmatanku. Kupikir dia telah mengalami ejakulasi dini. Pada mulanya aku agak kecewa juga karena aku sendiri belum merasakan apa-apa. Bahkan aku tidak merasakan adanya sperma yang tumpah dalam rahimku. Akan tetapi rupanya dugaanku salah, kulihat alat kejantanannya masih sangat tegar berdiri dengan kerasnya. Syamsul menghentikan persetubuhannya karena dia meminta suamiku menggantikannya untuk meneruskan hubungan seks tersebut. Kini dia yang akan menonton diriku disetubuhi oleh suamiku sendiri.

Suamiku dengan segera menggantikan Syamsul dan mulai menyetubuhi diriku dengan hebat. Kurasakan nafsu birahi suamiku sedemikian hebat dan bernyala-nyala sehingga sambil berteriak-teriak kecil dia menghunjamkan tubuhnya ke tubuhku. Akan tetapi apakah karena aku masih terpengaruh oleh pengalaman yang barusan kudapatkan bersama Syamsul, maka ketika suamiku menghunjamkan alat kejantanannya ke dalam liang kenikmatanku, kurasakan alat kejantanan suamiku itu kini terasa hambar. Kurasakan otot-otot liang senggamaku tidak lagi sedemikian tegangnya menjepit alat kejantanan itu sebagaimana ketika alat kejantanan Syamsul yang berukuran besar dan panjang itu menerobos sampai ke dasar liang senggamaku. Alat kejantanan suamiku kurasakan tidak sepenuhnya masuk ke dalam liang senggamaku dan terasa lebih lembek bahkan dapat kukatakan tidak begitu terasa lagi dalam liang senggamaku yang kini telah pernah diterobos oleh sesuatu benda yang lebih besar.

Di lain keadaan mungkin disebabkan pengaruh minuman alkohol yang terlalu banyak, atau mungkin juga suamiku telah berada dalam keadaan yang sedemikian rupa sangat tegangnya, sehingga hanya dalam beberapa kali saja dia mengayunkan tubuhnya di atas tubuhku dan dalam waktu kurang dari satu menit, suamiku telah mencapai puncak ejakulasi dengan hebat. Malahan karena alat kejantanan suamiku tidak berada dalam liang kewanitaanku secara sempurna, dia telah menyemprotkan separuh spermanya agak di luar liang kewanitaanku dengan berkali-kali dan sangat banyak sekali sehingga seluruh permukaan kemaluan sampai ke sela pahaku basah kujub dengan cairan sperma suamiku. Selanjutnya suamiku langsung terjerembab tidak bertenaga lagi terhempas kelelahan di sampingku.

Sementara itu aku masih dalam keadaan liar. Bagaikan seekor kuda betina binal aku jadi bergelinjangan tidak karuan karena aku belum sempat mengalami puncak ejakulasi sama sekali semenjak disetubuhi oleh Syamsul. Oleh karena itu sambil mengerang-erang kecil aku raih alat kejantanan suamiku itu dan meremas-remasnya dengan kuat agar dapat segera tegang kembali. Akan tetapi setelah berkali-kali kulakukan usahaku itu tidak membawa hasil. Alat kejantanan suamiku malahan semakin layu sehingga akhirnya aku benar-benar kewalahan dan membiarkan dia tergolek tanpa daya di tempat tidur. Selanjutnya tanpa ampun suamiku tertidur dengan nyenyak dalam keadaan tidak berdaya sama sekali.

Aku segera bangkit dari tempat tidur dalam keadaan tubuh yang masih bertelanjang bulat menuju kamar mandi yang memang menyatu dengan kamar tidurku untuk membersihkan cairan sperma suamiku yang melumuri tubuhku. Tidak berapa lama kemudian tiba-tiba Syamsul yang masih dalam keadaan bertelanjang bulat menyusul ke dalam kamar mandi. Dia langsung memelukku dari belakang sambil memagut serta menciumi leherku secara bertubi-tubi. Selanjutnya dia membungkukkan tubuhku ke pinggir bak mandi sehingga aku kini berada dalam posisi menungging. Dalam posisi yang sedemikian Syamsul menyetubuhi diriku dari belakang dengan garangnya sehingga dengan cepat aku telah mencapai puncak ejakulasi terlebih dahulu. Begitu aku sedang mengalami puncak ejakulasi, Syamsul menarik alat kejantanannya dari liang sengamaku, kemudian dengan sangat brutal dia segera menggarap lubang duburku. Aku jadi agak terpekik keras dan bergelinjang dengan hebat ketika alat kejantanannya itu tiba-tiba memasuki lubang duburku.

Tidak dapat kulukiskan dengan kata-kata betapa perasaanku saat itu mendapatkan pengalaman yang belum pernah kurasakan sama sekali. Selama ini suamiku sendiri belum pernah menyetubuhi duburku sebagaimana yang dilakukan Syamsul sekarang ini. Ketika kami sedang asyik melakukan anal seks, tiba-tiba suamiku menyusul ke kamar mandi. Dia kelihatan tidak senang kami melakukan hubungan seks di kamar mandi. Dengan nada suara yang agak keras dia memerintahkanku untuk segera kembali ke kamar dan melakukan hubungan seks di sana, di hadapannya.

Dengan masih tetap berbugil aku kembali ke kamar tidur dan langsung merebahkan diri di tempat tidur. Sementara itu suamiku mengikuti merebahkan diri di tempat tidur tapi untuk selanjutnya dia tertidur kembali dengan nyenyaknya. Rupanya suamiku benar-benar kelelahan disebabkan oleh suatu tekanan ketegangan syaraf yang tinggi dan juga agak setengah mabuk karena mengkonsumsi alkohol terlalu banyak. Sedangkan aku justru sebaliknya. Seluruh tubuhku terasa menjadi tidak karuan, kurasakan liang kenikmatanku dan lubang duburku berdenyut agak aneh dalam suatu gerakan liar yang sangat sukar sekali kulukiskan dan belum pernah kualami selama ini. Aku kini tidak dapat tidur walaupun barusan aku telah mengalami orgasme di kamar mandi bersama Syamsul.

Dalam keadaan yang sedemikian tiba-tiba Syamsul muncul di hadapanku. Dia masih tetap bertelanjang bulat sebagaimana juga diriku. Dengan tatapan yang tajam dia menarikku dari tempat tidur dan mengajakku tidur bersamanya di kamar tamu di sebelah kamarku. Bagaikan didorong oleh suatu kekuatan hipnostisme yang besar, aku mengikuti Syamsul ke kamar sebelah. Kami berbaring di ranjang sambil berdekapan dalam keadaan tubuh masing-masing masih bertelanjang bulat bagaikan sepasang pengantin baru yang sedang berbulan madu. Memang saat itu aku merasa diriku seakan berada dalam suatu suasana yang mirip pada saat aku mengalami malam pengantinku yang pertama. Sambil mendekap diriku Syamsul terus-menerus menciumiku sehingga aku kembali merasakan suatu rangsangan birahi yang hebat. Dan tidak lama kemudian tubuh kami kami pun sudah bersatu kembali dalam suatu permainan persetubuhan yang dahsyat.

Tidak berapa lama kemudian Syamsul membalikkan tubuhku sehingga kini aku berada di posisi atas. Selanjutnya dengan spontan kuraih alat kejantanannya dan memandunya ke arah liang senggamaku. Kemudian kutekan tubuhku agak kuat ke tubuh Syamsul dan mulai mengayunkan tubuhku turun naik di atas tubuhnya. Mula-mula secara perlahan-lahan akan tetapi lama-kelamaan semakin cepat dan kuat sambil berdesah-desah kecil. Sementara itu Syamsul dengan tenang telentang menikmati seluruh permainanku sampai tiba-tiba kurasakan suatu ketegangan yang amat dahsyat dan dia mulai mengerang-erang kecil. Dengan semakin cepat aku menggerakkan tubuhku turun naik di atas tubuh Syamsul dan nafasku pun semakin memburu berpacu dengan hebat menggali seluruh kenikmatan tubuh laki-laki yang berada di bawahku. Tidak berapa lama kemudian aku menjadi terpekik kecil melepaskan puncak ejakulasi dengan hebat dan tubuhku langsung terkulai menelungkup di atas tubuh Syamsul.

Setelah beberapa saat aku tertelungkup di atas tubuh Syamsul, tiba-tiba dia bangkit dengan suatu gerakan yang cepat. Kemudian dengan sigap dia menelentangkan tubuhku di atas tempat tidur dan mengangkat tinggi-tinggi kedua belah pahaku ke atas sehingga liang kenikmatanku yang telah basah kuyup tersebut menjadi terlihat jelas menganga dengan lebar. Selanjutnya Syamsul mengacungkan alat kejantanannya yang masih berdiri dengan tegang itu ke arah liang kewanitaanku dan menghunjamkan kembali alat kejantanannya tersebut ke tubuhku dengan garang. Aku menjadi terhentak bergelinjang kembali ketika alat kejantanan Syamsul mulai menerobos dengan buasnya ke dalam tubuhku dan membuat gerakan mundur maju dalam liang senggamaku. Aku pun kini semakin hebat menggoyang-goyangkan pinggulku mengikuti alunan gerakan turun naiknya alat kejantanan Syamsul yang semakin lama semakin cepat menggenjotkan di atas tubuhku.

Kami bergumul bagaikan dua ekor binatang liar yang sedang bertarung, saling hempas dan saling bantai tubuh masing-masing dengan sekuat tenaga tanpa mempedulikan apa-apa lagi kecuali berlomba untuk menggali segala kenikmatan dari tubuh masing-masing. Nafas kami semakin memburu berdesah-desah dengan kencang yang kadang-kadang diselingi dengan pekikan kecil di luar kesadaran masing-masing. Tubuh bugil kami yang sedang bersatu padu itu pun basah dengan keringat. Aku merasakan betapa liang kewanitaanku menjadi tidak terkendali berusaha menghisap dan melahap alat kejantanan Syamsul yang teramat besar dan panjang itu sedalam-dalamnya serta melumat seluruh otot-ototnya yang kekar dengan rakusnya.

Selama pertarungan itu beberapa kali aku terpekik agak keras karena mencapai puncak orgasme berkali-kali, sementara itu Syamsul masih tetap tegar dan perkasa mengayunkan tubuhnya di atas tubuhku. Akan tetapi akhirnya kulihat Syamsul tiba juga pada puncaknya. Dengan mimik wajah yang sangat luar biasa dia melepaskan puncak orgasmenya secara bertubi-tubi menyemprotkan seluruh spermanya ke dalam tubuhku dalam waktu yang amat panjang. Sementara itu alat kejantanannya tetap dibenamkannya sedalam-dalamnya di liang kewanitaanku sehingga seluruh cairan birahinya terhisap dalam tubuhku sampai titik penghabisan. Selanjutnya kami terhempas kelelahan ke tempat tidur dengan tubuh yang tetap menyatu. Selama kami tergolek, alat kejantanan Syamsul masih tetap terbenam dalam tubuhku, dan aku pun memang berusaha menjepitnya erat-erat karena tidak ingin segera kehilangan benda tersebut dari dalam tubuhku.

Setelah beberapa lama kami tergolek melepaskan lelah, Syamsul mulai bangkit dan menciumi wajahku dengan lembut yang segera kusambut dengan mengangakan mulutku sehingga kini kami terlibat dalam suatu adegan cium yang mesra penuh dengan perasaan. Selanjutnya kubenamkan wajahku ke dadanya mengecup puting susunya sambil menjilati permukaan dada yang bidang dan penuh dengan bintik-bintik keringat. Aku tidak tahu mengapa aku melakukan hal itu. Akan tetapi yang terang kurasakan keringat Syamsul saat itu membuat semacam rangsangan yang lain dalam diriku.

Syamsul agak memejamkan matanya menikmati sentuhan-sentuhan ujung lidahku itu, sementara itu tangannya dengan halus membelai-belai rambutku sebagaimana seorang suami yang sedang mencurahkan cinta kasihnya kepada istrinya. Suasana romantis ini akhirnya membuat gairah kami muncul kembali. Kulihat alat kejantanan Syamsul mulai kembali menegang tegak sehingga secara serta merta Syamsul segera menguakkan kedua belah pahaku membukanya lebar-lebar untuk kemudian mulai menyetubuhi diriku kembali.

Berlainan dengan suasana permulaan yang kualami tadi, dimana kami melakukan persetubuhan dalam suatu pertarungan yang dahsyat dan liar. Kali ini kami bersetubuh dalam suatu gerakan yang santai dalam suasana yang romantis dan penuh perasaan. Kami menikmati sepenuhnya sentuhan-sentuhan tubuh telanjang masing-masing dalam suasana kelembutan yang mesra bagaikan sepasang suami istri yang sedang melakukan kewajibannya. Aku pun dengan penuh perasaan dan dengan segala kepasrahan melayani Syamsul sebagaimana aku melayani suamiku selama ini. Keadaan ini berlangsung sangat lama sekali. Suasana ini berakhir dengan tibanya kembali puncak ejakulasi kami secara bersamaan. Kami kini benar-benar kelelahan dan langsung tergolek di tempat tidur untuk kemudian terlelap dengan nyenyak dalam suatu kepuasan yang dalam.

Semenjak pengalaman kami malam itu, suamiku tidak mempermasalahkan lagi soal fantasi seksualnya dan tidak pernah menyinggung lagi soal itu. Hubunganku dan suamiku pun tetap berlangsung seperti biasa-biasa saja seperti dahulu. Hanya memang sejak pengalaman kami malam itu kurasakan gairah suamiku berangsur-angsur normal. Bila kami melaksanakan kewajiban suami-istri, dia telah dapat melaksanakannya secara normal sebagaimana lazimnya walaupun secara kualitas kurasakan tidak sehebat sebagaimana yang kualami bersama Syamsul.

Kuakui malam itu Syamsul memang hebat. Walaupun telah beberapa waktu berlalu namun bayangan kejadian malam itu tidak pernah berlalu dalam benakku. Malam itu aku telah merasakan suatu kepuasan seksual yang luar biasa hebatnya yang belum pernah kualami bersama suamiku selama ini. Walaupun telah beberapa kali menyetubuhiku, Syamsul masih tetap saja kelihatan bugar. Alat kejantanannya pun masih tetap berfungsi dengan baik melakukan tugasnya keluar masuk liang kewanitaanku dengan tegar hingga membuatku menjadi agak kewalahan. Aku telah terkapar lunglai dengan tidak putus-putusnya mengerang kecil karena terus-menerus mengalami puncak orgasme dengan berkali-kali namun alat kejantanan Syamsul masih tetap tegar bertahan. Memang secara terus terang kuakui bahwa selama melakukan hubungan seks dengan suamiku beberapa bulan belakangan itu, aku tidak pernah mengalami puncak orgasme sama sekali. Apalagi dalam waktu yang berkali-kali dan secara bertubi-tubi seperti malam itu. Sehingga secara terus terang setelah hubungan kami yang pertama di malam itu kami masih tetap berhubungan tanpa sepengetahuan suamiku.

Awalnya di suatu pagi Syamsul berkunjung ke rumahku pada saat suamiku sudah berangkat ke tempat tugasnya. Secara terus terang saat itu dia minta tolong kepadaku untuk menyalurkan kebutuhan seksnya yang katanya sudah beberapa lama tidak dapat terpenuhi dari istrinya berhubung kesehatan istrinya yang sangat tidak mengizinkan. Mulanya aku ragu memenuhi permintaannya itu. Akan tetapi anehnya aku tidak kuasa untuk menolak permintaan tersebut. Sehingga kubiarkan saja dia melepaskan hasrat birahinya yang selama itu tidak tersalurkan dan kami melakukan hubungan cinta kilat di ruang tamu sambil berdiri. Hubungan itu rupanya membawa diriku ke dalam suatu alam kenikmatan lain tersendiri.

Ketika kami berhubungan seks secara terburu-buru di suatu ruangan terbuka kurasakan suatu sensasi kenikmatan yang hebat dan sangat menegangkan. Keadaan ini membawa hubunganku dan Syamsul semakin berlanjut. Demikianlah sehingga akhirnya aku dan Syamsul sering membuat suatu pertemuan sendiri di luar rumah. Melakukan hubungan seks yang liar di luar rumah, baik dari satu kamar cottage ke kamar cottage lainnya ataupun dari satu kamar hotel ke kamar hotel lainnya. Kami saling mengisi kebutuhan jasmani masing-masing dalam adegan-adegan sebagaimana yang pernah kami lakukan di kamar tidurku di malam itu, dan sudah barang tentu perbedaannya kali ini adegan-adegan tersebut kini kami lakukan tanpa dihadiri dan tanpa diketahui oleh suamiku. Sebagai wanita yang sehat dan normal, aku tidak menyangkal bahwa berkat anjuran suamiku malam itu aku telah mendapatkan makna lain dari kenikmatan hubungan seksual yang hakiki walaupun hal itu pada akhirnya kuperoleh dari teman suamiku, yang kini menjadi teman tidurku.

TAMAT

37 Comments on "Teman Suamiku, Teman Tidurku 03"

  1. Fitri Tropica | 19/11/2009 at 03:02 | Balas

    Aku di perkosa bram teman suamiku. 0338 Yoruba Synopsis In the dimming air when darkness appears example sentences and Word Destination Imagination Inc Aku di perkosa bram teman suamiku 2.

  2. Indah Permatasari | 19/11/2009 at 04:51 | Balas

    Ibuku teman tidurku. Jan 24 2013 Teman Suamiku Teman Tidurku 03 Sambungan dari bagian 02 Post a Comment 0 comments Teman Suamiku Teman Tidurku 3 Baca atau Masukkan Komentar.

  3. Ken Nala Amrytha | 19/11/2009 at 05:32 | Balas

    Teman Sejati YouTube. Rating is available when the video has been rented A Sweet nasheed by Brothers.

  4. Sheila Tohir | 19/11/2009 at 08:36 | Balas

    Teman suamiku teman tidurku 1 Cerita Sex. 0 Teman suamiku teman tidurku 1 Diposkan oleh blog di 2008 Kirimkan Ini lewat kata suamiku pada suatu saat ketika kami sedang bermesraan di .

  5. Andania Suri | 19/11/2009 at 12:38 | Balas

    Aku kisah kisah panas tiga. Bersambung ke bagian 03 Teman Suamiku Teman Tidurku 03 Sambungan dari bagian 02.

  6. Deriell Jacqueline | 19/11/2009 at 13:01 | Balas

    Teman suamiku teman tidurku 2 Cerita Hot Terlengkap 2013. Home Pesta Seks Teman suamiku teman tidurku 2 Teman suamiku teman tidurku 2 Posted by Suhaimin embarkasi Posted on 808 PM with No comments.

  7. Iis Dahlia | 19/11/2009 at 13:45 | Balas

    Wwwcerita seks teman kantorteman tidurku. anjing ngisap memek wanita cerita seks Teman Suamiku Tidurku 1 Selingkuh Dengan Teman Suamiku Smart S Cerita Seks Dewasa Cerita seks kali ini tentang selingkuh .

  8. Cici Tegal | 19/11/2009 at 15:03 | Balas

    Teman Suamiku Teman Tidurku 2 Koleksi foto tante bugil . Teman Suamiku Teman Tidurku 2 Teman Suamiku Teman Tidurku 1 Threesome Party Ku Vonny Dan Nadya Wanita Wanita Frustasi Mbak Lisna Wanita Kesepian Obsesi Seksku.

  9. Sandy Harun | 19/11/2009 at 15:25 | Balas

    Teman tidurku The Adlys ost Playboy itu Suami Aku . Rating is available when the video has been rented Sory kalau buruk saja suka suka buat D ngeee.

  10. Pinkan Mambo | 19/11/2009 at 20:06 | Balas

    Cerita Duniasex Teman Suamiku Teman Tidurku 02 Top News . Cerita Duniasex Teman Suamiku Teman Tidurku 02Kumpulan Cerita Menarik Dari Kisah nyata oleh sang penulis cerita 27 May 2015 030500 GMT Read More.

  11. Anneke Jodi | 20/11/2009 at 12:43 | Balas

    Teman Suamiku Teman Tidurku 01. Teman Suamiku Teman Tidurku 01 Hasil pencarian dengan kata kunci Teman Suamiku Teman Tidurku 01 di Plasa Gadget Cara Mudah Mencari Teman di Jejaring Sosial Path.

  12. Elsye Virgita | 20/11/2009 at 12:54 | Balas

    Teman suamiku teman tidurku 1 Cerita Hot Terlengkap 2013. Teman suamiku teman tidurku 2 Teman suamiku teman tidurku 1 The orgy club Tetanggaku dan kekasihku 3 Tetanggaku dan kekasihku 2 Tetanggaku dan .

  13. Uci Bing Slamet | 20/11/2009 at 16:55 | Balas

    Teman Suamiku Teman Tidurku 3. Beranda Tanpa Label Teman Suamiku Teman Tidurku 3 Teman Suamiku Teman seksual yang hakiki walaupun hal itu pada akhirnya kuperoleh dari teman suamiku .

  14. Alisia Rininta | 20/11/2009 at 21:11 | Balas

    Teman Suamiku Teman Tidurku. Teman Suamiku Teman Tidurku July 2015 Bagaimana mengedit RAW foto kamera gratis Oke jadi mari kita asumsikan bahwa Anda sedang bertualang ke bidang fotografi digital.

  15. Claudia Hidayat | 20/11/2009 at 23:27 | Balas

    Komentar di Cerita 18sx Teman Suamiku Teman Tidurku 03. Just another WordPresscom weblog Komentar di Cerita 18sx Teman Suamiku Teman Tidurku 03.

  16. Devi Noviaty | 21/11/2009 at 06:07 | Balas

    VILA CINTA Teman Suamiku Teman Tidurku. mendapatkan makna lain dari kenikmatan hubungan seksual yang hakiki walaupun hal itu pada akhirnya kuperoleh dari teman suamiku Teman Suamiku Teman Tidurku.

  17. Violenzia Jeanette | 21/11/2009 at 12:18 | Balas

    kisah cerita Teman Suamiku Teman Tidurku 02. Teman Suamiku Teman Tidurku 02 Sambungan dari bagian 01 .

  18. Aline Jusria | 21/11/2009 at 14:45 | Balas

    Adult True Stories Teman suamiku teman tidurku 2. Teman suamiku teman tidurku 2 Kini aku tahu bahwa masalah yang dihadapi suamiku selama ini adalah beban psikologis Fantasi seksualnya telah membebani .

  19. Purwaniatun | 22/11/2009 at 00:41 | Balas

    VILA CINTA Teman Suamiku. Telah lama suamiku mempunyai fantasi untuk melakukan aktifitas seks threesome atau melihat aku Teman Suamiku Teman Tidurku Tetanggaku Dan Kekasihku Terlanjur .

  20. Kirana Larasati | 22/11/2009 at 07:33 | Balas

    Cerita sex bapak mertua teman tidurku. cerita sex kontol besar dan panjang teman suamiku Teman Kuliahku tempat tidurku salah seorang bekas teman karib semasa kuliah dulu Feb 03 .

  21. Linda Ramadhanty | 22/11/2009 at 14:47 | Balas

    Teman suamiku Teman tidurku 17 Tahun. Dari cermin rias di kamar tidurku makna lain dari kenikmatan hubungan seksual yang hakiki walaupun hal itu pada akhirnya kuperoleh dari teman suamiku .

  22. Indah Yofana | 22/11/2009 at 17:17 | Balas

    Teman suamiku teman tidurku 3 Cerita Dewasa. mendapatkan makna lain dari kenikmatan hubungan seksual yang hakiki walaupun hal itu pada akhirnya kuperoleh dari teman suamiku yang kini menjadi teman tidurku .

  23. Marissa Haque | 23/11/2009 at 07:33 | Balas

    Cerita dewasa Teman suamiku teman tidurku 1. Teman suamiku teman tidurku 2 Teman suamiku teman tidurku 3 Tetanggaku dan kekasihku 1 Tetanggaku dan kekasihku 2 Tetanggaku dan kekasihku 3.

  24. Cerita dewasa teman main gaple suamiku. Cerita dewasa teman main gaple suamiku My books my policy is Search for Suamiku sayang on Amazon I couldnt push high enough in the first event .

  25. Saira Jihan | 23/11/2009 at 17:21 | Balas

    Teman suamiku teman tidurku 2 Cerita Dewasa. Teman suamiku teman tidurku 2 Kini aku tahu bahwa masalah yang dihadapi suamiku selama ini adalah beban psikologis Fantasi seksualnya telah membebani pikiran .

  26. Fenita Arie | 23/11/2009 at 17:27 | Balas

    Teman suamiku memang dahsyat bergambar. Teman suamiku memang jantan bergambar Winner of the 2002 Newbery Medal trik gratis 13 juni 2015 cerita seks saat berenang Teman suamiku Teman tidurku .

  27. Debby Kristy | 23/11/2009 at 18:28 | Balas

    Hanya Cerita Teman Suamiku Teman Tidurku. kenikmatan hubungan seksual yang hakiki walaupun hal itu pada akhirnya kuperoleh dari teman suamiku Teman Suamiku Teman Tidurku Telanjur Basah .

  28. Zora Vidyanata | 23/11/2009 at 21:18 | Balas

    Teman suamiku teman tidurku 3 Cerita Dewasa. Teman suamiku teman tidurku mendapatkan makna lain dari kenikmatan hubungan seksual yang hakiki walaupun hal itu pada akhirnya kuperoleh dari teman suamiku .

  29. Cerita 18sx Teman Suamiku Teman Tidurku 03. Sambungan dari bagian 02 Tubuh kami sebentar menyatu kemudian sebentar lagi merenggang diiringi desah nafas kami yang semakin lama semakin cepat.

  30. Dominique Sanda | 24/11/2009 at 00:10 | Balas

    Cerita Sex Terbaru Patner Bisnis Suamiku Teman Tidurku. admin 07032015 Cerita Dewasa No Comments Terima Kasih Telah Membaca Cerita Sex Terbaru Patner Bisnis Suamiku Teman Tidurku Related Posts.

  31. Dhea Annisa | 24/11/2009 at 10:23 | Balas

    Cerita sex teman suamiku. Cerita Mesum Heru Teman Suamiku Pesta Sex Picture Feb 03 Cerita 18sx Teman Suamiku Teman Tidurku 02.

  32. Tika Putri | 25/11/2009 at 00:32 | Balas

    Cerita sexaku disetubuhi teman suamiku DelphiProgramm. com20100601cerita18sxtemansuamikutemantidurku03 dan kepuasan seks bisa didapat baik dengan Cerita sex aku dientotin teman suamiku Cerita dientot 2 .

  33. Rena Tabitha | 25/11/2009 at 03:10 | Balas

    Pojokan Dewasa Teman Suamiku Teman Tidurku. hal itu pada akhirnya kuperoleh dari teman suamiku yang kini menjadi teman tidurku blogspotcom201301temansuamikutemantidurku03html .

  34. Maya Septha | 25/11/2009 at 03:22 | Balas

    Teman Suamiku Teman Tidurku 02. Teman Suamiku Teman Tidurku 02 Dari cermin rias di kamar tidurku Bersambung ke bagian 03 Oleh mhasnawihotmailcom.

  35. Nikita Mirzani | 25/11/2009 at 11:59 | Balas

    cerita duniasex Teman Suamiku Teman Tidurku 02. Teman Suamiku Teman Tidurku 02 Bersambung ke bagian 03 mhasnawi Posted by julia at 0051 Email This BlogThis Share to Twitter Share to Facebook .

  36. Ayushita | 25/11/2009 at 12:20 | Balas

    Teman Suamiku Teman Tidurku 03. Sambungan dari bagian 02 Tubuh kami sebentar menyatu kemudian sebentar lagi merenggang diiringi desah nafas kami yang semakin lama semakin cepat.

  37. Melissa Karim | 25/11/2009 at 16:53 | Balas

    Adult True Stories Teman suamiku teman tidurku 3. lain dari kenikmatan hubungan seksual yang hakiki walaupun hal itu pada akhirnya kuperoleh dari teman suamiku yang kini menjadi teman tidurku .

Leave a comment

Your email address will not be published.


*